Cari Blog Ini

Jumat, 14 Januari 2011

10 Proyek Bangunan Paling Menakjubkan

10 Proyek Bangunan Paling Menakjubkan di Dunia yang Tidak Jadi Dibangun   by  "Saut Hydro Filter"


10. Hotel Attraction Designed in 1908 for New York City Hotel Attraction
maunya menjadi gedung tertinggi di New York pada saat itu. Didesign oleh Antoni Gaudi, tinggilnya adalah 360 meter, dan tampaknya sangat tak mungkin pada waktu itu. Sedikit sekali fakta yang diketahui tentang proyek ini sampai ketika tahun 1956, sebuah buku berjudul “The NEw World Called Gaudi” diterbitkan. Tidak jelas mengapa proyek ini dihentikan.

9. The Illinois Designed in 1956 for Chicago Illinois The Illinois
tadinya akan menjadi pencakar langit setinggi 1.609 meter yang divisikan oleh Frank Lloyd Wright. Wright percaya bahwa bangunan ini mungkin dibuat, pada waktu itu. Design nya terdiri dari 528 tingkat, dengan luas daerah kotor 18,46 kaki persegi. Masalah yang timbul adalah ruang yang diperlukan untuk mendirikan pencakar langit itu kurang, dan terbatasnya lift (elevator) yang diperlukan. Hal itulah yang akhirnya menggagalkan proyek ini.

8. Fourth Grace / The Cloud Designed in 2002 for Liverpool England
Walaupun banyak orang yang menganggap kalau Fourth Grace adalah proposal terjelek, Arsitek Will Alsop memenangkan penghargaan design untuk proyek yang dinamakannya “The Cloud” ini. Proyek ini diberhentikan karena masalah dana yang membludak untuk membangun design spiral yang mahal. Fourth Grace didesign untuk kantor, 107 kamar hotel, dan 50000 sq ft fasilitas termasuk bar, restaurant, dan gallery.

7. Beacon of Progress Designed around 1891 for Chicago Illinois
Rencananya adalah sebuah menara batu setinggi 457 meter di Jackson Park, Chicago. Design yang memenangkan penghargaan ini dikemukakan oleh Professor MIT Désiré Despradelle, seorang Prancis. Dengan lebih banyak dukungan dana, bangunan ini bisa jadi bangunan buatan manusia tertinggi di dunia saat itu.

6. Ville Contemporaine Designed in 1922 for Paris France The Ville Contemporaine
tadinya hendak dijadikan tempat tinggal bagi 3 juta penduduk. Ville ini dikemukakan oleh arsitek Swiss-Prancis Le Corbusier. Bagian tengah bangunan ini direncanakan adalah sekelompok pencakar langit 60 tingkat
yang dibangun dengan logam baja dan diselubungi oleh dinding kaca. Digunakan untuk kantor dan apartemen. Tidak jelas mengapa proyek ini dihentikan.

5. Tatlin’s Tower Designed around 1917 for St. Petersburg Russia Tatlin’s Tower
kalau jadi dibangun, akan membuat Eiffel Tower terkesan mini. Rencananya, bangunan ini terbuat dari besi, kaca, dan baja. Menara ini tadinya akan dijadikan simbol modernitas. Bentuk utama menara ini adalah twin helix yang naik secara spiral sampai tinggi 400m, dimana orang2 bisa ditransportasikan ke atas, melalui jalur itu.

4. Shimizu Mega-City Pyramid Designed in 2004 for Tokyo Japan The Shimizu Mega-City Pyramid
adalah sebuah piramid buatan raksasa di Tokyo Bay, Jepang. Struktur itu 12 kali lebih tinggi dari Piramid Giza, dan mampu menampung 750.000 manusia. Itu akan menjadi hasil bangunan manusia yang terbesar sepanjang sejarah. Piramid ini sebenarnya dibangun dengan 55 piramid yang lebih kecil dan saling ditumpuk. Masing2 piramid kecil ini besarnya sebanding dengan Luxor Hotel di Las Vegas. Alasan proyek ini tak bisa dibangun adalah karena design mega piramid ini tergantung akan material canggih yang ringan namun sungguh kuat, yang pada saat itu masih belum ada.

3. Volkshalle (The Great Dome) Designed around 1930 for Berlin Germany The Volkshalle (People’s Hall)

adalah sebuah bangunan monumental yang direncanakan oleh Adolf Hitler dan arsiteknya Albert Speer. Ia tadinya akan menjadi bangunan paling impresif dan penting di Berlin, sebagai tanda kehebatan Hitler. Untungnya, bangunan ini tidak jadi didirikan karena perang.

2. Palace of Soviets Designed in 1933 for Moscow Soviet Union Jika Palace of Soviets
jadi dibangun, ia akan menjadi struktur tertinggi di dunia. Konstruksi yang dipelopori oleh Boris Iofan’s ini sebenarnya sudah dimulai di tahun 1937 dan diberhentikan karena invasi Jerman. Tahun 1942, bahan besi nya digunakan untuk membuat jembatan.

1. Ultima Tower Designed in 1991 for San Francisco California
tampaknya sungguh tidak mungkin (liat saja ilustrasi proyeknya diatas), tapi sebaliknya, sangat keren jika bisa dibuat. Arsitek Eugene Tsui mendapat ide bangunan ini dari hasil belajarnya di San Fransisco. Struktur ini akan menggunakan energi hasil konversi energi atmosferik dengan cara mengubah energi yang dihasilkan perbedaan tekanan udara dari atas dan bawah bangunan ini menjadi energi listrik. Bangunan ini memiliki 500 lantai (2 mil tingginya) dan diharapkan menjadi tempat tinggal sekitar 1 juta penduduk.

IKLIM EKSTRIM

Iklim Ekstrim   by  "Saut Hydro Filter"

Perubahan yang  iklim ekstrim  dapat mengakibatkan hilangnya ciri dari sebuah daratan.
Entah itu naiknya permukaan laut, penggurunan, angin musim deras, gletser meleleh atau pengasaman laut, perubahan iklim dengan cepat mengubah Daratan planet kita.
Kita mungkin menjadi salah satu generasi terakhir untuk melihat beberapa tempat bumi paling yang dihargai.
Berikut daftar 10 tempat tersebut:
1.Taman Nasional Glacier:

Sedikit lebih dari 100 tahun yang lalu, ada sebanyak 150 gletser bertebaran di seluruh Glacier National Park. Pada tahun 2005, hanya tinggal 27, dan diperkirakan mereka juga akan menghilang pada tahun 2030, atau bahkan sebelum itu.
Banyak dari spesies tanaman dan hewan yang membutuhkan air dingin, yang berarti ekosistem taman dapat berubah secara dramatis ketika gletser hilang.

2.Venesia, Italia

Venesia pernah mengalami banjir parah pada bulan November 2009, ketika tingkat air mencapai 131 cm.
Venesia telah lama tenggelam, tapi naiknya permukaan air laut telah membuat situasi lebih mengerikan.
Frekuensi banjir meningkat setiap tahun, meninggalkan banyak pertanyaan berapa lama lagi Venice bisa tinggal di atas air.

3.Great Barrier Reef

Great barrier reef dapat dilihat dari angkasa, tapi muilai menghilang secara bertahap seiring perubahan iklim.
Meningkatnya suhu lautan, pencemaran air, pengasaman laut dan badai terus merusak terumbu dan telah menyebabkan pemutihan karang massal. Apa yang telah waktu buat dalam 8.000 tahun bagi alam bisa saja menghilang dalam kehidupan kita.

4.Sahara Afrika

Oleh beberapa perkiraan, Sahara di Afrika semakin bertambah luas pada tingkat 0,5 kilometer per bulan.
Gurun ini sudah menjadi terbesar di dunia, dan masih bisa meluas lagi kesemua Afrika Utara, mengubah lingkungan benua afrika.

5.Maladewa

Maladewa adalah negara terendah di dunia, dengan permukaan tanah maksimum alami 2,3 meter (7 kaki, 7 inci), dan rata-rata hanya 1,5 meter (4 kaki, 11 inci) di atas permukaan laut.
Jika permukaan air laut naik terlalu banyak, negara itu bisa mendapatkan sebuah gelar yang tidak diinginkan: Negara pertama yang ditelan oleh laut karena pemanasan global.

6.Patagonia

Sebuah keindahan yang tak tersentuh, Patagonia, Amerika Selatan bisa secara dramatis diubah oleh perubahan iklim.
Banyak dinding gletser yang gugur karena meningkatnya suhu dan curah hujan menurun. Meskipun tanah ini tidak akan hilang sepenuhnya, namun pemandangan yang ada akan sangat berbeda jika pemanasan global terus berlanjut.

7.Bangladesh

Terletak di Sungai Gangga-Brahmaputra dataran rendah Delta, Bangladesh berada pusat di badai yang sempurna pada kondisi klimaks. Sekitar 50 persen dari luasnya akan banjir jika permukaan laut akan naik 1 meter.
Bencana alam, seperti banjir, siklon tropis, tornado dan pasang surut terjadi di sini hampir setiap tahun - dengan hasil yang tragis.

8.Alaska Tundra

Pemanasan global memanaskan Arktik dua kali lebih cepat seluruh dunia, yang berarti Alaska tundra utara yang indah bisa menghilang sepenuhnya bila suhu terus meningkat.
Apabila Alaska tundra mencair, tidak hanya mengubah secara drastis ekosistem, tetapi juga melepaskan karbon tambahan - ironisnya mempercepat pemanasan global.

9.Australia Selatan

Sama seperti Sahara di Afrika, penggurunan mengancam Australia Selatan. Di seluruh wilayah, pasokan air segar cepat mengering.
Sementara itu, Dataran kering meningkatkan terjadinya kebakaran hutan, mengancam pertanian, satwa liar dan ratusan rumah Australia.

10.Alpen

Alpen Eropa berada di ketinggian lebih rendah dari Rocky Mountains, dan gletser serta resor skinya lebih rentan terhadap dampak dari pemanasan global . Gletser terkenal diperkirakan akan menghilang pada tahun 2050.
Pemanasan Global adalah peningkatan rata-rata suhu "Atmosfer" di dekat permukaan bumi dan di Troposfer, yang dapat berkontribusi terhadap perubahan pola Iklim Global.
Pemanasan global dapat terjadi dari berbagai penyebab, baik alam dan manusia yang disebabkan.
Dalam penggunaan umum, "pemanasan global" sering merujuk pada pemanasan yang dapat terjadi sebagai akibat dari peningkatan emisi gas rumah kaca dari aktivitas manusia.
Bagaimana dengan di Indonesia ...???
apakah beberapa pulau di Indonesia akan hilang ...???
apakah Jakarta akan "tenggelam" di tahun 2030 ...???

Jakarta

Permukaan air laut yang terus meningkat, dibarengi dengan turunnya permukaan tanah di wilayah DKI Jakarta, menyebabkan wilayah Jakarta bakal tenggelam pada kurun waktu 2035-2050. Wilayah yang terparah, adalah Jakarta Utara, seperti Ancol, termasuk kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

"Prediksinya, pasang laut akan terus naik 50 cm sampai 1 meter. Dengan prediksi seperti itu, Jakarta akan tenggelam bukan tidak mungkin akan terjadi," kata pakar tata kota dari Universitas Trisakti Jakarta, Yayat Supriyatna,di Jakarta.


Ternyata akibat dari pemanasan global sangat buruk bagi lingkungan kita

Grinnell Gl, Glacier National Park, Montana

1911

2000

Moscow, Russia

January 2006

January 2007

Rong Bu Glacier, Himalayan glaciers

1968

2007

Larsen Ice Shelf, Antarctic Peninsula

before

after
BE NICE AND SAVE OUR WORLD!

Minumlah Air Sehat & Bersih,!!

Minumlah Air Sehat & Bersih,!!   by  "Saut Hydro Filter"

drinkPada umumnya air mengandung mineral anorganik. Mineral anorganik tersebut antara lain Ferrum, Merkuri, dan Alumunium. Air yang sama sekali tidak mengandung unsur kimia lain selain H2O (air) itu sendiri disebut air organik.
Untuk mengukur kadar mineral air digunakan TDS meter (Total Dissolved Solids meter), yaitu alat untuk mengukur total zat padat yang terlarut dalam zat cair. Satuan yang digunakan adalah ppm (part per million). Semakin besar TDS air berarti semakin banyak mineral anorganik yang terdapat di dalamnya. Air organik mempunyai TDS 0 ppm. Kategori air: > 100 ppm: bukan air minum, 10 - 100 ppm: air minum, 1 - 10 ppm: air murni, 0 ppm: air organik.
Apakah tubuh manusia memerlukan mineral anorganik? Tidak. Tubuh manusia hanya dapat menyerap mineral organik yang terdapat pada makanan, misalnya sayur, buah, dan daging. Tubuh manusia memiliki mekanisme pembuangan mineral anorganik, tetapi kemampuannya terbatas. Apabila batasnya terlampaui, maka sisanya akan tertimbun dalam tubuh dan akan menimbulkan penyakit seperti batu ginjal, batu empedu, katarak, dan penyumbatan pembuluh darah. Minum air organik akan mencegah tertimbunnya mineral anorganik.
Hasil pengukuran TDS air oleh KSU Pointer
1. TDS dari air sumur di daerah Sedati, Sidoarjo (15 km dari Lumpur Lapindo) adalah 1.002 ppm.
2. TDS dari beberapa air terjun dan sumber air di daerah Malang 23-117 ppm.
3. TDS dari NEWater (air produksi pemerintah Singapura) adalah 15 ppm.
4. TDS dari beberapa merek air minum, air isi ulang, air PDAM, dan air sumur dapat dilihat pada tabel.
tds-air

Minumlah air yang TDS-nya rendah agar tetap sehat.

 

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Air_minum
Kategori: Penelitian

PILIH MINERAL HANYA DARI BUAH2AN & SAYUR BUKAN DARI AIR

MINERAL BAGI TUBUH   by  "Saut Hydro Filter"

Mineral, bersama dengan vitamin, memegang peranan penting dalam kesehatan tubuh kita.
Berbagai aktivitas di dalam sel sel tubuh kita bergantung dari keberadaan mineral. Bila salah satu aktivitas tersebut terganggu, maka dapat mengakibatkan gangguan yang beruntun dalam aktivitas-aktivitas sel yang lain.
Karena itu perlu anda ketahui bahwa anda tidak dapat bergantung kepada air minum untuk mensupply jumlah dan jenis mineral yang diperlukan tubuh anda.
Jenis yang baik untuk tubuh anda adalah mineral organik yang hanya bisa didapatkan langsung dari sayur dan buah-buahan, atau secara tidak langsung dari daging hewan. Karena dari antara manusia, hewan, dan tumbuhan, hanya tumbuhan yang dapat memproses mineral dari tanah melalui fotosintesa dan merubahnya menjadi organik. Mineral anorganik yang berasal dari air tanah tidak dapat dimanfaatkan tubuh kita dengan baik dan bila terus ditimbun dapat menyebabkan berbagai penyakit. Air yang murni dapat juga membantu membersihkan timbunan tersebut dari tubuh kita. Hal-hal tersebut telah disetujui oleh berbagai pakar kesehatan, diantaranya:
+ Dr. Charles Mayo, pendiri Mayo Clinic, rumah sakit teratas di USA.
+ Dr. Allen E. Banik, ahli dan penulis buku yang telah terjual puluhan ribu kopi.
+ Paul C. Bragg, Ph.D, spesialis kesehatan dan fitness yang juga penulis buku.
+ Dr. Andrew Weil, M.D, ahli kesehatan populer di USA, lulusan Harvard Medical, dan
penulis 8 buku kesehatan yang sering muncul di media massa.
Sedangkan mengenai jumlah, air minum tidak mengandung jumlah mineral yang cukup atau berarti untuk kebutuhan tubuh kita.

Sebagai contoh: sebuah air minum mineral impor dari Perancis yang bisa didapatkan di beberapa supermarket di Jakarta.
Berdasarkan informasi yang tertera pada kemasan produk tersebut, kandungan mineralnya adalah sebagai berikut: Calcium = 11,5 mg/liter, Magnesium = 8 mg/liter, Potassium = 6,2 mg/liter.
Kebutuhan mineral tubuh kita setiap harinya, berdasarkan informasi dari badan U.S. Food & Drug Administration dan sebuah website kesehatan, adalah sebagai berikut: Calcium = 1.000 mg, Magnesium = 400 mg, Potassium = 2.000 mg.
Untuk memenuhi kebutuhan mineral tersebut, bila dibandingkan antara air mineral yang diperlukan dan alternatifnya dari sayur/buah/susu, hasilnya adalah sebagai berikut:
Calcium: minum 87 liter air, atau alternatifnya, 3 gelas susu.
Magnesium: minum 50 liter air, atau alternatifnya, 140 gram kacang mete.
Potassium: minum 323 liter air, atau alternatifnya, 5 buah pisang.
Mana yang anda pilih?
Kini telah jelas bahwa yang penting dari air minum adalah kemurniannya, bukan mineralnya. Karena itu, air yang ideal untuk diminum setiap hari adalah air yang murni dan bebas mineral anorganik, yaitu air Reverse Osmosis.

SULITNYA MENCARI AIR SEHAT

Air sehat, dimanakah kita mencarinya ?   by   "Saut Hydro Filter"

Jakarta – Air bersih belum berarti sehat. Dari berbagai data yang dikumpulkan, dapat disimpulkan hampir mustahil kita menemukan air sehat di berbagai bagian bumi ini. Bersih secara fisik, bukan berarti sehat. Berbagai kandungan unsur di dalamnya, ternyata secara diam-diam tetap saja menghantui kadar kesehatan seseorang. Sebuah kenyataan yang selalu mengembalikan kita pada teori awal, bahwa air bersih hanyalah air yang telah dimasak.
Dalam sebuah artikelnya, majalah National Geographic pernah mengungkapkan apabila semua air yang ada di bumi diumpamakan dalam sebuah galon, maka kita hanya kebagian sesendok air tawar yang bisa diminum. Hal ini menunjukkan sangat sedikit sekali unsur terpenting dalam tubuh tersebut yang bisa disediakan bumi. ”Padahal rata-rata 60 persen bagian tubuh manusia terdiri dari air,” ungkap seorang ahli penyakit infeksi bernama Dr. Ni Made Merteniasih, dr., MS., Sp.MK., dalam sebuah kesempatan.
Kemudian keminimalan unsur cair tersebut kini harus dihadapkan juga pada kenyataan sedikitnya air bersih yang bisa didapat. Dalam hal ini kita harus menyingkirkan dahulu pandangan bahwa air yang tidak berasa, berbau dan berwarna merupakan nilai minimal yang bisa dipegang. Karena pada kenyataannya, ketiga patokan tersebut tidaklah mampu menghindarkan kita dari penyakit karena air. Seperti juga yang diungkapkan Melinda J. Wilkins, DVM, MPH dan Valerie Garnett, MD dari studi mereka yang dipublikasikan dalam jurnal Archives of Family Medicine. Dalam tulisannya kedua ahli masalah air tersebut mengungkapkan bahwa sebenarnya kandungan berbagai asal air di muka bumi ini hanya mengandung 5 persen dari kadar fluorid yang dianjurkan. ”Jangan percaya juga pada air kemasan,” ungkap mereka. ”Karena ternyata air kemasan tidak menjamin air aman dari bakteri salmonela, yang menyebabkan diare.”
Tercemar
Kenyataan tersebut kemudian juga diperkuat oleh data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 1999 yang menunjukkan bahwa rata-rata cakupan air di pedesaan baru mencapai 8,7 persen saja, namun 2,5 persen belum terbebas dari bakteri. Sedangkan di perkotaan, cakupan air bersih bisa dianggap lumayan karena mencapai angka 91,7 persen, namun mirisnya hanya 66,1 persen yang dinyatakan sehat.
Hal ini kemudian terasa wajar bila kita melihat keluaran penelitian Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melalui laporan Status Lingkungan Hidup Indonesia (SLHI) tahun 2003. Dalam laporan tersebut diungkapkan bahwa pencemaran air di daratan umumnya terjadi pada air permukaan yang meliputi sungai, danau/situ, selain juga pencemaran air laut. ”Penyediaan air bersih masih menjadi masalah sampai sekarang ini. Di beberapa daerah di Indonesia meskipun tidak terjadi defisit air pada musim kering, namun air yang kualitasnya baik juga sulit ditemukan,” ucap Deputi VII Kementerian Lingkungan Hidup, Masnellyarti Hilman, M.Sc.
Menurutnya hal ini terbukti dari hasil pemantauan kualitas air sungai di Indonesia pada tahun 2003 dengan frekuensi dua kali setahun. Dari hasil pemantauan tersebut dapat dikatakan mayoritas kadar BOD tidak memenuhi kriteria mutu kualitas air kelas I berdasarkan PP no. 82 tahun 2001.
Akut atau Kronik
Berbagai kenyataan mengenai minimnya air sehat yang bisa didapat pada akhirnya menimbulkan pertanyaan, apakah dampak yang bisa timbul dari prospek tersebut. ”Air yang tercemar dapat menimbulkan masalah kesehatan yang bersifat akut ataupun kronik,” ucap Ni Made Merteniasih kemudian. Menurutnya akut berarti dalam hitungan jam atau hari dan bahkan mungkin langsung pada saat kita mengonsumsi air yang tercemar oleh mikroorganisme seperti bakteri atau virus, akan menyebabkan seseorang menjadi sakit perut. Sedangkan kronik berarti dampak yang akan terasa beberapa bulan atau beberapa tahun setelah kita mengonsumsi air yang tercemar. Dampak kronik kebanyakan disebabkan oleh bahan-bahan kimia dan sejenisnya yang dapat mengakibatkan penyakit-penyakit termasuk kanker, gangguan ginjal, dan hati atau kesulitan mendapatkan keturunan, bergantung jenis cemaran yang terdapat dalam air minum.
Pendapat tersebut terasa mengerikan bila kita menyangkutkan masalah ini pada beberapa berita terakhir mengenai pencemaran air yang terjadi di Pante Buyat. Hingga kini hasil penelitian di sana menyebutkan bahwa terdapat enam sumur di sana yang dinyatakan tercemar oleh arsenik. Padahal kita tahu kadar arsenik yang berlebihan pada air, bisa menyebabkan sesorang menderita gejala kronik seperti yang diungkapkan Made Merteniasih sebelumnya.

Sumber : www.sinarharapan.com

HATI- HATI ... !!! BERBAHAYA MINUM DARI SUMBER AIR DANGKAL

Bahaya Minum Air Dangkal  by  "Saut Hydro Filter"

Jakarta, Punya sumur air sendiri? Berapa kedalamannya? Jika kedalamannya kurang dari 15 meter waspadalah dalam mengonsumsinya. Karena minum air dangkal secara terus menerus berisiko terjadi pengendapan nitrat yang sangat berbahaya bagi tubuh dalam 20 hingga 30 tahun kemudian.
Nitrat adalah senyawa yang banyak dihasilkan dari limbah, baik limbah kotoran manusia, limbah industri atau limbah organik lainnya seperti hasil samping dari penggunaan pupuk pertanian. Senyawa nitrat dapat menahan perembesan air kedalam tanah dan banyak mencemari sumber air dangkal.
Badan lingkungan hidup Amerika Serikat pernah melakukan survei dan menemukan pencemaran bahan nitrat hingga di atas batas maksimum yang aman dikonsumsi (10 ppm) pada lebih dari 50 persen sumber air tanah yang dipergunakan untuk air bersih dan air minum diseluruh Amerika.
Hal itu pula yang ditemukan oleh Dr Ir Heru Hendrayana, ahli hidrogeologis Universitas Gadjah Mada dari studi yang dilakukannya sejak tahun 2000.
“Kesimpulan dari studi tersebut adalah, sudah tidak ada air tanah dangkal di daerah perkotaan yang memenuhi syarat sebagai air minum,” ujar Dr Heru dalam acara ‘Danone Aqua Siap Hadapi Tantangan 2010′ di Hotel Crown, Jakarta, Rabu (13//1/2010).
Menurut Dr Heru, air tanah dangkal yang kedalamannya kurang dari 15 meter sudah banyak dicemari bahan pencemar, mulai dari bakteri, logam berat hingga zat berbahaya seperti nitrat.
“Kalau bakteri saja itu bisa mati dengan direbus atau dipanaskan, tapi yang berbahaya adalah senyawa nitratnya itu,” kata Dr Heru.
Nitrat yang masuk ke dalam tubuh bisa menyebabkan risiko penyakit terutama pada bayi. “Ibu-ibu yang sering mengonsumsi air yang mengandung nitrat berisiko melahirkan anak dengan penyakit baby blue. Sedangkan efek jangka panjangnya (20-30 tahun) bagi mereka yang sering minum air mengandung nitrat adalah sesak nafas,” kata Dr Heru.
Baby Blue Syndrome banyak menyebabkan kematian pada bayi umur 3 bulan. Nitrat yang masuk dalam tubuh akan berikatan dengan hemoglobin (sel darah manusia) dan akan menghambat darah melepaskan oksigen ke sel-sel tubuh sehingga tubuh akan kekurangan oksigen.
Dampak yang terjadi pada bayi adalah mengalami sesak nafas, seluruh tubuhnya kelihatan membiru dan jika tidak cepat ditolong dapat mengalami serangan jantung dan akhirnya meninggal.
Untuk mengetahui kandungan nitrat dalam air minum cukup sulit apalagi untuk menghilangkannya dari tubuh. “Secara fisik nggak bisa dilihat karena nitrat berwarna bening dalam air,” ujar Dr Heru.
Satu-satunya cara untuk menghindari nitrat adalah minum air dari sumber mata air yang benar dan menjaga sanitasi lingkungan.
“Hindari minum air dari air tanah dangkal yang kurang dari 15 meter dan hindari membuat sumur dekat septitank. Sekali sebuah senyawa nitrat masuk dan mengendap dalam tubuh, dibutuhkan 6.000 liter air untuk menghilangkannya,” tutur Dr Heru.

Sumber : http://health.detik.com

ADA APA DALAM MINUMAN ISOTONIK

Di balik minuman Isotonik  by  "Saut Hydro Filter"

Minuman isotonik semakin gencar menyerbu pasaran. Melalui iklan, produk ini dicitrakan mampu mengganti cairan tubuh yang hilang dalam waktu singkat. Benarkah???
Di balik kesan kesegarannya, minuman isotonik dapat berbahaya apabila dikonsumsi sembarangan. Sebuah iklan minuman isotonik di televisi mengatakan, ion di dalam isotonik mampu menjaga kelembaban kulit dan tubuh lebih baik daripada air biasa. Iklan lain menyebutkan, kehilangan dua persen cairan tubuh akan menurunkan stamina dan konsentrasi.
Dosen pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Fransiska Rungkat Zakaria, mengatakan, iklan produk isotonik sebagian menyesatkan masyarakat. Di iklan, seolah-olah isotonik bisa diminum siapa saja dan dalam kondisi apa saja. Padahal, Fransiska mengingatkan, isotonik tidak bisa dikonsumsi sembarangan karena
minuman ini mengandung garam natrium (NaCl).
” Coba perhatikan labelnya, pasti ada kandungan Na dan Cl nya,” tutur Fransiska. Ia menambahkan, minuman isotonik itu tidak lain adalah larutan garam. Oleh produsennya, larutan itu kemudian diberi tambahan zat lain, seperti vitamin. Ion yang disebut-sebut sangat bermanfaat bagi tubuh sebenarnya juga tidak hanya terkandung pada isotonik. Setiap garam yang dilarutkan dalam air, kata Fransiska, pasti akan berubah menjadi ion Na dan ion Cl. “Jadi, ion yang terkandung dalam sayur lodeh dengan ion dalam isotonik itu sama saja,” tutur Fransiska.
Karena berisi garam, isotonik tidak boleh diminum sembarangan. Apabila berlebihan, kadar garam dalam tubuh akan menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. “Bila sudah kena hipertensi, tinggal menunggu saja bagian tubuh mana yang jebol duluan,” kata Fransiska.
Dari makanan apabila tubuh kita berkeringat, natrium dan klorida yang terkandung dalam cairan tubuh ikut keluar melalui pori-pori kulit. Jika kedua zat itu tidak digantikan, sel-sel tubuh kita lama-lama akan rusak dan mati.
Persoalannya, dari manakah zat natrium dan klorida itu diperoleh ?
Apakah harus dari minuman isotonik ? Jawabannya, tidak.
Menurut Fransiska, makanan yang kita konsumsi sehari-hari sudah cukup untuk menggantikan natrium dan klorida yang keluar bersama keringat.
“Setiap kali masak, kita selalu menggunakan garam. Itu sudah cukup untuk mengganti garam yang keluar dari tubuh. Bahkan berlebih,” papar Fransiska.
Ia mengingatkan, dalam kondisi normal, tubuh orang dewasa hanya memerlukan 2,3 gram natrium per hari, sedangkan klorida hanya 50-100 mg. Pada anak-anak, kebutuhan dua zat itu lebih sedikit dibandingkan dengan orang dewasa. Apabila kita memasak tanpa garam,
kebutuhan natrium dan klorida juga sudah bisa dipenuhi dari bahan makanan.
Ia mencontohkan, 1 ons daging merah mengandung 70 mg natrium, sementara setiap 10 ons nasi mengandung 10 mg natrium. Bahan makanan lain, seperti telur, daging ayam, kacang-kacangan, buah, dan sayur, juga mengandung natrium.
” Karena itu, pada kondisi normal, kita tidak perlu lagi mengganti cairan tubuh dengan isotonik,” kata Fransiska. Fransiska mengingatkan, isotonik lebih cocok dikonsumsi atlet yang menggeluti olahraga berat.
Pada atlet olahraga berat, kebutuhan sodium memang lebih tinggi dari orang biasa, yaitu 5-7 gram per hari. Meski begitu, sebaiknya dihitung lebih dulu apakah natrium dan klorida yang dibutuhkan atlet bersangkutan sudah cukup didapat dari makanan yang dikonsumsi.
Bila masih kurang, boleh saja ditambah dengan isotonik.
Di negara maju, kata Fransiska, ada lembaga yang meneliti dan menghitung berapa jumlah natrium pada makanan yang dikonsumsi atlet. Hasilnya, menu makanan yang dihidangkan tiga kali sehari itu sudah mengandung 6 gram natrium.
Mengecoh
Meski isotonik tidak boleh dikonsumsi sembarangan, beberapa iklan produk isotonik justru memakai model orang biasa (bukan atlet) sebagai konsumen isotonik. Minuman isotonik itu juga ditenggak pada kondisi biasa saja, seperti terjebak macet yang tidak selalu identik dengan keluarnya ion-ion tubuh secara berlebihan.
Bahkan disebutkan, tanpa menyebut kondisinya, isotonik lebih baik dari air biasa. Menurut Fransiska, iklan semacam itu sangat menyesatkan masyarakat. Produsen boleh saja menarik pembeli dengan iklan yang kreatif, tetapi dalam iklan juga harus dicantumkan informasi yang jelas, bukan informasi menyesatkan.
Produsen seharusnya juga mencantumkan peringatan minuman itu mengandung garam. Agar konsumen bisa mengambil keputusan terbaik, harus disebutkan pula berapa jumlah garam yang dibutuhkan manusia perharinya.
” Memang produsen akan ribut. Kalau label itu diberlakukan, produk mereka tidak akan laku. Meski demikian, jangan karena kepentingan ekonomi, kesehatan masyarakat dipertaruhkan, ” kata Fransiska.
Jadi, meski kelihatannya menyegarkan, hati-hati bila ingin mengonsumsi minuman isotonik.
Sumber : www.kliniksehat.com

Sabtu, 08 Januari 2011

GOOGLE MEMBANTU ANDA

 BERSAMA GOOGLE MEMBANTU AKTIVITAS ANDA LEBIH RINGKAS  by  "SAUT HYDRO FILTER"

Memanfaatkan Google untuk menghitung jarak

Google Earth lebih mudah digunakan misalnya untuk menghitung jarak tempuh atau menghitung jarak dari satu tempat ke tempat lain.
Manfaatnya tentu sangat besar. Misalnya anda ingin menghitung jarak tempuh terpendek dari 2 rute berbeda. Contoh anda memiliki 2 alternatif jalan, dan ingin menghitung rute mana yang paling dekat. Atau anda suka berolahraga, dan ingin menghitung berapa sebenarnya jarak yang anda tempuh ketika berlari.
Banyak sekali manfaat yang dapat diterapkan untuk menghitung sebuah jarak, dan perhitungan data dari Google Earth lebih tepat karena mengunakan gambar nyata via Satelit.
Contoh dibawah ini adalah untuk menghitung berapa kilometer antara titik awal di Senayan sampai Bundaran HI di kota Jakarta.

Caranya dibawah ini
Arahkan Software Google Earth ke kota yang dituju, misalnya Jakarta. Lalu ambil titik awal perhitungan jarak. Misalnya titik awal berada di daerah senayan. Perbesar ukuran map di Google Earth, ikuti langkah dibawah ini.
  • Click pada bagian pengaris atau Rules.
  • Akan tampil satu pop Windows, dan pilih Path
  • Dan pilih satuan jarak, seperti KM.
Pada Cursor software Google Earth akan berubah menjadi CrossHair atau tanda +. Mulailah melakukan tick melalui mouse untuk panjang jalan yang akan dihitung.
Selesai Click 2 kali maka jarak garis dari rute yang anda buat akan tampil membentuk garis rute dari software Google Earth. Dan perhatikan berapa jarak dari rute yang telah anda buat dan Google Earth akan menampilkan jarak dalam satuan KM.

Google Earth News

What’s google earth.com
Google Earth.com is stunning, it is another great package from the kings who can do no wrong. Simply follow 2 steps to take advantage of this great free download from Google for any holiday traveler. Google Earth.com is going to take some processing power, so firstly make sure you meet the minimum spec on your machine by checking the following before you download it:
- Windows 2000, or XP
- Pentium 3, 500Mhz
- 128M RAM
- 400MB disk space
- Network speed: 128Kbits/sec
- 3D-capable video card with 16Mbytes of VRAM
- 1024×768, “16-bit High Color” screen
- “Google Earth” is a free product and shares an installer with “Google Earth Plus”. You can upgrade your Google Earth to Plus via the Help menu.
- “Google Earth Plus” This version is for non-commercial use only
- This version supports Windows 2000 and Windows XP.
- It does run on Windows Server 2003 and XP-x64.
- It does not run on Windows 95, Windows 98, Windows 98SE, or Windows ME.
- There are known issues with “Windows XP for tablet PCs” and Windows XP Media Center.
- It has also been tested successfully with Windows XP Service Pack 2 (SP2) with this exception:
- A minimum screen size of 1024×768 pixels is required. Also, “True Color (32-bit)” resolution and a sufficient graphics card are required for clamped filled polygons; otherwise, they will be displayed
as outlines only.
- The default OpenGL graphics rendering engine is the usually the best from both a performance and visual quality perspective for Google eart.
- The DirectX version of Google Earth.com can be selected in the Preferences panel. If there is a problem at startup, you can also change it from the Start Menu item. Use it on older machines and laptop computers that have trouble with the default OpenGL version.
- The DirectX version of Google Earth.com requires DirectX 8.1 or newer.
I would suggest you try it now. It really is an incredible tool from Google and will prove to be great from a educational and useful viewpoint , especially when they start adding Google Maps and Google Local to it.

Google Maps Users

Google debuted Menampilan Jalan, fitur Google Maps yang memberikan pengguna perspektif driver dan pedestrians di sebuah kota di jalan-tingkat pun dapat dilihat. Yang menawarkan lebih dalam dan lebih rinci melihat lokasi dari udara memberikan gambar, awalnya hanya dalam peta New York, Las Vegas, Miami, Denver dan San Francisco Bay Area. Ia mengatakan bahwa kota lainnya akan ditambahkan "dalam waktu dekat."

Google Update Google Earth Menjadi 4.3 Beta

Menggunakan Perangkat GPS dengan Google Earth

Jika memiliki perangkat GPS (Global Position System), Anda dapat menyambungkannya dengan komputer serta mengimpor titik arah dan data trek ke Google Earth. Perlu diketahui bahwa serangkaian fitur ini tersedia bagi pengguna Google Earth Plus, Google Earth Pro, dan Google Earth EC, namun tidak untuk versi gratis.

Anda memerlukan kabel serial atau USB untuk menyambungkan perangkat GPS ke komputer. Biasanya, perangkat dijual bersama satu jenis kabel. Jika perangkat GPS tidak dilengkapi kabel, kunjungi situs Web produsen untuk membeli kabel yang sesuai dengan model perangkat Anda.

Titik GPS

Bila data GPS diimpor ke Google Earth, kemungkinan data tersebut akan dikategorikan dalam 3 folder, tergantung pada jenis titik. Folder tersebut adalah:
  • Trek - Trek (atau titik trek) adalah titik yang didata secara otomatis oleh perangkat GPS secara berkala di sepanjang data rute. Titik tersebut dapat diimpor ke aplikasi Google Earth sebagai jalur.
  • Titik arah - Titik arah adalah titik yang dimasukkan secara manual oleh pengguna dan biasanya ditandai dengan nama, misalnya "rumah" atau "putaran."
  • Rute - Titik rute adalah titik yang digunakan perangkat GPS untuk membuat perutean, misalnya bila Anda meminta perangkat untuk "pergi ke" satu data titik dari data titik lain Titik rute dapat berisi banyak petunjuk “pergi ke” yang terkait. Titik tersebut dapat diimpor ke aplikasi Google Earth sebagai jalur.

 

Mengimpor Data GPS

Mengimpor data dari GPS ke Google Earth begitu mudah:
  1. Jika Anda menggunakan perangkat USB Garmin dan komputer Windows, instal driver USB Garmin dari CD yang diberikan bersama perangkat GPS atau download driver ini dari situs Web Garmin.
  2. Sambungkan perangkat ke komputer yang menjalankan Google Earth.

    Anda dapat menggunakan kabel serial atau USB, tergantung pada jenis kabel yang diberikan bersama perangkat.
  3. Aktifkan perangkat GPS. Setelah diaktifkan, Anda tidak perlu menunggu hingga perangkat terhubung ke satelit.
  4. Dari menu Alat, pilih GPS. Jendela GPS akan ditampilkan.

    Jendela Perangkat GPS
  5. Pilih jenis produsen yang sesuai dengan perangkat.
  6. Di bawah Impor, pilih jenis data yang akan diimpor.
  7. Dalam Pilihan, pilih preferensi pembuatan. Centang Gambar ikon di titik trek dan rute jika Anda ingin agar ikon ditampilkan pada penampil 3D untuk setiap titik trek/rute yang didata oleh perangkat GPS. Centang Buat garis untuk trek dan rute agar setiap trek dan rute GPS tampak sebagai garis utuh.
  8. Centang kotak Sesuaikan ketinggian dengan ketinggian tanah untuk menyesuaikan semua data titik terhadap ketinggian tanah, misalnya bila mengimpor trek yang dilalui dengan berjalan kaki, mobil, atau sepeda. Namun, jika trek GPS didata sewaktu melayang atau terbang, pastikan untuk tidak mencentang pilihan ini agar titik tampak berada di atas tanah.
  9. Klik OK. Bila data GPS Anda selesai dibuka di Google Earth, kotak dialog konfirmasi akan ditampilkan.
Data akan ditampilkan di panel Tempat dengan label Perangkat GPS Garmin atau Perangkat GPS Magellan, tergantung pada perangkat yang digunakan (lihat Perangkat yang Didukung). Jika folder tersebut dibuka, Anda dapat melihat data yang tersusun dalam folder yang sesuai berdasarkan jenis data, seperti pada contoh di bawah ini.

Panel Tempat
Anda dapat membuka folder tersebut dan mempelajari informasi di dalamnya seperti yang akan Anda lakukan pada jenis data tempat lain. Hal ini termasuk mengatur, mengedit, berbagi, menyimpan, dan banyak lagi.

Mengukur Jarak dan Luas

Google Earth menawarkan sejumlah alat yang dapat digunakan untuk mengukur jarak dan menghitung luas. Tergantung pada versi Google Earth yang digunakan, Anda memiliki akses ke alat pengukur sebagai berikut:
  • Mengukur dengan garis atau jalur (semua versi Google Earth)
  • Mengukur dengan radius lingkaran atau poligon (Google Earth PRO)

Gunakan jendela Pengukur (menu Alat) untuk mengukur panjang, luas, dan keliling sebagai berikut:
  1. Tempatkan pencitraan yang akan diukur pada penampil 3D, kemudian pastikan Anda melihat bumi secara vertikal (jenis U) serta menonaktifkan dataran untuk keakuratan terbaik. Pengukuran dihitung menggunakan koordinat lintang/bujur titik demi titik, tanpa mempertimbangkan ketinggian.
  2. Dari menu Alat, pilih Pengukur. Kotak dialog Pengukur akan ditampilkan. Coba pindahkan kotak dialog ke bagian layar yang tidak menghalangi penampil 3D.
  3. Pilih jenis bidang yang akan digunakan untuk mengukur. Semua versi Google Earth dapat mengukur dengan Garis atau Jalur. Pengguna Google Earth PRO juga dapat melakukan pengukuran menggunakan poligon atau lingkaran.
  4. Pilih satuan ukuran panjang, garis keliling, luas, radius, atau keliling, jika ada. Lihat tabel di bawah ini untuk daftar satuan ukuran yang didukung.
  5. Klik penampil 3D untuk menetapkan titik awal bidang, kemudian terus klik hingga garis, jalur, atau bidang mengukur kawasan yang diinginkan. (Untuk lingkaran, klik bagian tengah, kemudian tarik untuk membuat lingkaran.)

    Titik merah menunjukkan titik awal bidang dan garis kuning akan terhubung saat Anda menggerakkan mouse. Setiap klik lainnya akan menambahkan garis baru ke bidang, tergantung pada alat yang dipilih. Satuan keseluruhan bidang ditentukan dalam kotak dialog Pengukur dan Anda dapat memilih satuan ukuran lainnya untuk bidang yang ada.
Untuk informasi lebih rinci tentang cara memodifikasi bidang, ubah posisi penampil sewaktu mengukur, kemudian gunakan fitur bidang lainnya, lihat tabel fitur.

Quantum GIS dan Google Earth

mengintegrasikan citra yang didownload dari Google Earth, masuk ke
dalam program GIS. Dengan asumsi bahwa program Google Earth sudah
terinstal di komputer.
  1. Jalankan program Google Earth, lalu definisikan wilayah yang
    ingin ditampilkan dengan bantuan tool zoom dan pan. Tunggu hingga
    Google Earth selesai mendownload data (tandanya laporan streaming di
    tengah bawah sudah menyebutkan 100%). Lalu simpan citra yang
    ditampilkan tadi dengan pilihan File / Save Image.
  2. Sebelum menutup Google Earth, bawa cursor ke tengah atas citra, se
    atas-atasnya yang masih dapat di display koordinatnya oleh Google
    Earth. Catat nilai lintangnya (N = North). Lalu ke tengah bawah dan
    lakukan hal yang sama, dilanjutkan ke tengah kiri dan tengah kanan.
    Untuk kiri dan kanan ini catat saja nilai bujurnya (E = East). Untuk
    memudahkan, ada baiknya jika terlebih dahulu kita rubah cara Google
    Earth menyajika koordinat menjadi "degree." Pilihan ini ada di bagian
    menu Tools / Options pada Tab "View" di radio button kedua dari bawah
    di sebelah kiri.
  3. Setelah file tersimpan dalam format jpg, kini panggil Quantum GIS
    (program FreeWare ini bisa didownload dari http://www.qgis.org
  4. Aktifkan modul untuk georeferencing dari menu "Plugins / Georeferencer / Georeferencer"
  5. Panggil citra dari Google Earth yang sudah disimpan dalam format *.jpg dengan mengklik pada tombol …. yang ada di sebelah kanan "Raster File." Jika mengetahui nama dan direktori tempat penyimpanannya, dapat juga diisi secara manual.
  6. Setelah itu klik pada menu "Enter World Coordinates" lalu muncul window yang akan menampilkan citra Google Earth tadi dan beberapa menu untuk memungkinkan kita mengisi koordinat yang telah kita catat sebelumnya.
  7. Pilih "Transform Type" nya linear.
  8. Zoom citra tersebut ke pojok kiri atas, lalu klik pada icon "Add Point" yang ada di sebelah atas, nomor dua dari kanan. Isi koordinat X paling kiri, dan Y paling atas.
  9. Lanjut dengan "zoom to layer" kemudian zoom ke pojok kanan bawah. masukkan point dengan "Add Point" lalu Isi dengan nilai X dan Y nya.
  10. Setelah itu lanjut dengan pojok kanan atas dan pojok kiri bawah. Walaupun sebenarnya dua titik saja sudah cukup untuk georeferencing yang sifatnya linear ini.
  11. Pastikan world file nya memiliki nama yang sama dengan nama file citra *.jpg nya, namun dengan extension *.jgw. Nama ini secara default sudah dituliskan oleh program ini, kita tidak usah merubahnya.
  12. Setelah itu kita bisa memilih baik option "Generate World File" jika hanya ingin menuliskan world file saja, atau "Generate World File and Load Layer" jika ingin program secara otomatis menampilkannya di Quantum GIS kita.
Sebuah fenomena revolusioner lainnya. Citranya gratis, program pengolahnya juga gratis. Mudah-mudahan keinginan Wandi terjawab sudah. Program Quantum GIS juga ada untuk versi yang dapat dijalankan pada platform LINUX, Windows maupun Macintosh.

ArcView 3.3 dan Google Map

Hadirnya Google Earth adalah sesuatu yang fenomenal. Tiba-tiba GIS dan Citra Satelit bukan lagi menjadi sesuatu yang ekslusif bagi GIS / RS Spesialist saja, tapi umum bagi orang (yang punya akses ke Internet). Banyak rumor yang kemudian beredar, mulai dari yang lucu hingga yang memprihatinkan, tapi kini banyak orang yang mulai bisa menyebutkan koordinat rumahnya dengan tepat lewat bantuan Google Earth.
Bagi penggiat GIS / RS, Google juga merupakan suatu akses murah (bahkan gratis) dan cepat terhadap citra satelit, bahkan di banyak kota besar citra resolusi tingginya sudah tersedia. Memang jangan mengharapkan citra yang terkini, tapi cukuplah untuk kebanyakan pekerjaan yang tidak merupakan "mission critical."
Tips kecil di bawah ini bermaksud berbagi cara sederhana untuk mengintegrasikan citra yang didownload dari Google Earth, masuk ke dalam program GIS. Dengan asumsi bahwa program Google Earth sudah terinstal di komputer.
  1. Jalankan program Google Earth, lalu definisikan wilayah yang ingin ditampilkan dengan bantuan tool zoom dan pan. Tunggu hingga Google Earth selesai mendownload data (tandanya laporan streaming di tengah bawah sudah menyebutkan 100%). Lalu simpan citra yang ditampilkan tadi dengan pilihan File / Save Image.
  2. Sebelum menutup Google Earth, bawa cursor ke tengah atas citra, se atas-atasnya yang masih dapat di display koordinatnya oleh Google Earth. Catat nilai lintangnya (N = North). Lalu ke tengah bawah dan lakukan hal yang sama, dilanjutkan ke tengah kiri dan tengah kanan. Untuk kiri dan kanan ini catat saja nilai bujurnya (E = East). Untuk memudahkan, ada baiknya jika terlebih dahulu kita rubah cara Google Earth menyajika koordinat menjadi "degree." Pilihan ini ada di bagian menu Tools / Options pada Tab "View" di radio button kedua dari bawah di sebelah kiri.
  3. Setelah file tersimpan dalam format jpg, kini panggil ArcView 3.x. Pastikan juga extension "Image Conversion - Georeferencing" sudah di simpan pada directory C:\ESRI\AV_GIS30\ARCVIEW\EXT32 Extension ini sendiri bisa di dapat dengan mendownload dari http://arcscripts.esri.com/details.asp?dbid=10514 aktifkan extension ini. Maka akan muncul tiga buah tool baru.
  4. Panggil citra *.jpg yang sudah disimpan "Add Theme" lalu rubah jenis datanya menjadi Image Data Source. Pilih citra *.jpg nya. Setelah ditampilkan, citra itu terlihat belum memiliki geografis yang benar. Untuk menuliskan world filenya, satu tool yang tadinya tidak aktif dengan tulisan "WF" kini sudah aktif. Kliklah tool "WF" = World File Creator, lalu isikan koordinat yang sudah kita catat tadi ke dalam empat kotak yang ada. Setelah selesai, klik tombol di tengah, "Draw" dan selesailah sudah. Citra *.jpg tadi kini sudah tergeoreferensi.

Main flight simulator dgn Google Earth

Fitur tersembunyi Google Earth (GE) ini rupanya sudah ada sejak Sept-Aug 2007. Jadi ceritanya kita bisa main flight simulator (beneran lho, gak maen2) dgn menggunakan GE. Dgn menekan tombol CTRL+ALT+A, GE anda berubah jadi cockpit pesawat. Ada dua jenis pesawat: F-16 atau SR22, dan kamu bisa memilih beberapa airport yg ada utk start take-off-nya. Keren gak tuh? Gila juga ya programmer2 GE nih.
Informasi lengkapnya:
Tips singkat: Waktu take off, tekan tombol page-up untuk menaikkan throttle pesawat. Kalo sudah take off, ganti control dgn mouse, lebih enak nyetir pesawatnya. Untuk F-16, tunggu sampai kecepatan di atas 300mph baru bisa take off. Yg lebih seru, coba pake layer cockpit pesawat F-16 biar keliatan lebih real.
:-)

Bujur dan lintang di Google Earth

Kadang-kadang kita rada kesulitan nyari lokasi di Google Earth. Maklum service Google Map-nya sendiri, yang menyatukan data-data peta dengan citra satelit, belum nyampe Indonesia. So, standar prosedur kita biasanya adalah: search nama kotanya, cari patokan yang gampang terlihat (Monas atau Istora Senayan misalnya), baru kemudian diurut jalan-jalannya sampai ke lokasi yang dituju (itu juga kalau hafal).
Ada cara yang lebih gampang Coba kita cari Jalan Cendana:

(1) Search “cendana” di http://www.cybermap.co.id/
(2) Perhatikan informasi latitude/longitude di sisi paling atas. Latitude/longitude itu yang dulu kita waktu SD soal bujur-bujuran sekian, lintang utara, lintang selatan… inget ndak? Ya yang gitu-gitu lah. Latitude = lintang, kalo angkanya minus berarti lintang selatan, kalau plus ya lintang utara. Sementara longitude = bujur, tanda minus berarti barat (gampang tho?)
cyb.jpg
(3) So, masukin aja 2 angka itu (pisahin dengan tanda koma) ke Google Earth, seperti ini:
-6.19284, 106.83172
Klik “Enter”, dan wuuusshhhh… satelit mata-mata akan membawa kita ke titik yang dituju. Keren! ;-)
gearth.jpg
Hmm, di Cendana banyak rumah punya kolam renang ya… ;-)
Anyway, untuk di luar Jakarta… sebenarnya sih nggak jarang juga peta-peta jaman sekarang mencantumkan informasi tentang GPS location.
gpslocat.jpg
Kelihatan? Angka itu adalah degree-format, 106 derajat 50 menit 00 detik (sementara contoh kita di atas adalah decimal-format — tools konversinya banyak). Yah sebenarnya sama aja, Cendana di atas itu bisa kita tulis gini:
6 11′34”S, 106 49′54”E
Huruf S dan E itu, yes, bisa ditebak: South dan East. Masukkan lagi angka ini ke Google Earth, dan kita akan terbang menuju titik yang sama…

10 Fitur Tambahan Google Earth Yang Menakjubkan



Sering kali kita tidak membawa payung atau justru membawa payung di saat hari cerah karena ramalan cuaca yang dilakukan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) salah. Untuk itu, bagaimana jika anda sendiri yang melakukan ramalan cuaca? Forum Google Earth yang disebut “Glooton” menciptakan sebuah link yang memungkinkan anda mengecek sendiri kondisi cuaca. Data tersebut akan ditampilkan pada Google Earth dan bisa menelusuri jejak dan posisi dari setiap badai dan angin topan pada seluruh planet ini. Data akan diperbaharui setiap 10 menit dan memungkinkan siapapun dengan PC bisa memiliki peramal cuaca pribadi.

Jutaan Foto dalam Satu Tempat


Beberapa kamera canggih (seperti Nikon Coolpix P6000) telah memiliki radio GPS di dalamnya yang secara otomatis bisa menangkap data lokasi di mana foto tersebut diambil dan melalui Google Earth anda bisa memulai membangun sebuah dunia yang penuh dengan foto-foto.
Google Earth menggunakan beberapa cara yang berbeda untuk mengeksplorasi fotografi. Salah satunya adalah, rekan dari Metal Toad Media telah mengambil seluruh katalog dari situs Flickr dan mengimplementasikannya sebagai Google Eart-compatible feed. Anda bisa melihat pengguna meng-upload foto Grand Canyon dan secara virtual akan muncul pada peta. Bulan Agustus lalu, Flickr menambahkan “3,2 juta gambar yang sudah diberikan label”, yang bisa anda lihat melalui Google Earth.

Saksikan Pemanasan Global Beraksi


Salah satu tantangan tersulit bagi para ahli iklim adalah meyakinkan beberapa orang kalau masalah pemanasan global sudah terjadi. Data iklim memang sangat sulit untuk divisualisasikan, dan untuk banyka orang, data berupa tabel tidak cukup meyakinkan untuk mengkomunikasikan masalah tersebut. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan Google Earth untuk menampilkan data dengan cara yang mudah dimengerti. The National Snow and Ice Data Center (NSIDC) telah menciptakan file Google Earth berupa serentetan animasi yang mewakilkan lumernya es di Antartika pada musim panas. Diperbaharui harian, fitur ini memungkinkan anda melihat perubahan konsentrasi es dan laut dalam periode tertentu. Coba saja anda bandingkan data tahun ini dengan data mulai dari tahun 1979 yang lalu, maka anda akan melihat adanya perubahan.

Kota Anda dalam Bentuk 3 Dimensi

Dari pada membuat foto, film, atau hal lainnya tentang bagian dari planet ini, beberapa orang lebih memilih menghabiskan waktu untuk membuat model 3D dari semua bangunan nyata yang ada di dunia ini untuk menambahkan fitur Google Earth. Google mendukung pemerintah lokal dan universitas-universitas untuk menghasilkan model 3D dari kota dan kampus. Bagi yang tidak memiliki sumber daya cukup, Google menyediakan software SketchUp, yang sangat mudah digunakan bagi siapapun yang ingin menciptakan model 3D dari rumah, sekolah, kantor, gubuk, bahkan rumah pohon. Google Earth 3D Warehouse akan menampilkan model-model yang telah dibuat, dan model buatan anda mungkin bisa dipilih untuk menjadi bagian dari 3D warehouse milik Google Earth.

Saksikan Langsung Orbit Satelit-Satelit


Kadang-kadang kita suka memikirkan tentang ribuan satelit yang terbang di atas kepala kita, mentransmisikan sinyal komunikasi, televisi, bahkan mengintip segala kegiatan kita sehari-hari. Database openAPRS menelurusi lokasi terbaru dari ratusan satelit melalui Google Earth, sambil mengelompokkan mereka ke dalam kategori seperti: radio amatir, posisi global, cuaca, bahkan satelit militer.

10 Fitur Tambahan Google Earth Yang Menakjubkan



Sering kali kita tidak membawa payung atau justru membawa payung di saat hari cerah karena ramalan cuaca yang dilakukan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) salah. Untuk itu, bagaimana jika anda sendiri yang melakukan ramalan cuaca? Forum Google Earth yang disebut “Glooton” menciptakan sebuah link yang memungkinkan anda mengecek sendiri kondisi cuaca. Data tersebut akan ditampilkan pada Google Earth dan bisa menelusuri jejak dan posisi dari setiap badai dan angin topan pada seluruh planet ini. Data akan diperbaharui setiap 10 menit dan memungkinkan siapapun dengan PC bisa memiliki peramal cuaca pribadi.

Jutaan Foto dalam Satu Tempat


Beberapa kamera canggih (seperti Nikon Coolpix P6000) telah memiliki radio GPS di dalamnya yang secara otomatis bisa menangkap data lokasi di mana foto tersebut diambil dan melalui Google Earth anda bisa memulai membangun sebuah dunia yang penuh dengan foto-foto.
Google Earth menggunakan beberapa cara yang berbeda untuk mengeksplorasi fotografi. Salah satunya adalah, rekan dari Metal Toad Media telah mengambil seluruh katalog dari situs Flickr dan mengimplementasikannya sebagai Google Eart-compatible feed. Anda bisa melihat pengguna meng-upload foto Grand Canyon dan secara virtual akan muncul pada peta. Bulan Agustus lalu, Flickr menambahkan “3,2 juta gambar yang sudah diberikan label”, yang bisa anda lihat melalui Google Earth.

Saksikan Pemanasan Global Beraksi


Salah satu tantangan tersulit bagi para ahli iklim adalah meyakinkan beberapa orang kalau masalah pemanasan global sudah terjadi. Data iklim memang sangat sulit untuk divisualisasikan, dan untuk banyka orang, data berupa tabel tidak cukup meyakinkan untuk mengkomunikasikan masalah tersebut. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan Google Earth untuk menampilkan data dengan cara yang mudah dimengerti. The National Snow and Ice Data Center (NSIDC) telah menciptakan file Google Earth berupa serentetan animasi yang mewakilkan lumernya es di Antartika pada musim panas. Diperbaharui harian, fitur ini memungkinkan anda melihat perubahan konsentrasi es dan laut dalam periode tertentu. Coba saja anda bandingkan data tahun ini dengan data mulai dari tahun 1979 yang lalu, maka anda akan melihat adanya perubahan.

Kota Anda dalam Bentuk 3 Dimensi

Dari pada membuat foto, film, atau hal lainnya tentang bagian dari planet ini, beberapa orang lebih memilih menghabiskan waktu untuk membuat model 3D dari semua bangunan nyata yang ada di dunia ini untuk menambahkan fitur Google Earth. Google mendukung pemerintah lokal dan universitas-universitas untuk menghasilkan model 3D dari kota dan kampus. Bagi yang tidak memiliki sumber daya cukup, Google menyediakan software SketchUp, yang sangat mudah digunakan bagi siapapun yang ingin menciptakan model 3D dari rumah, sekolah, kantor, gubuk, bahkan rumah pohon. Google Earth 3D Warehouse akan menampilkan model-model yang telah dibuat, dan model buatan anda mungkin bisa dipilih untuk menjadi bagian dari 3D warehouse milik Google Earth.

Saksikan Langsung Orbit Satelit-Satelit


Kadang-kadang kita suka memikirkan tentang ribuan satelit yang terbang di atas kepala kita, mentransmisikan sinyal komunikasi, televisi, bahkan mengintip segala kegiatan kita sehari-hari. Database openAPRS menelurusi lokasi terbaru dari ratusan satelit melalui Google Earth, sambil mengelompokkan mereka ke dalam kategori seperti: radio amatir, posisi global, cuaca, bahkan satelit militer.

10 Fitur Tambahan Google Earth Yang Menakjubkan



Sering kali kita tidak membawa payung atau justru membawa payung di saat hari cerah karena ramalan cuaca yang dilakukan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) salah. Untuk itu, bagaimana jika anda sendiri yang melakukan ramalan cuaca? Forum Google Earth yang disebut “Glooton” menciptakan sebuah link yang memungkinkan anda mengecek sendiri kondisi cuaca. Data tersebut akan ditampilkan pada Google Earth dan bisa menelusuri jejak dan posisi dari setiap badai dan angin topan pada seluruh planet ini. Data akan diperbaharui setiap 10 menit dan memungkinkan siapapun dengan PC bisa memiliki peramal cuaca pribadi.

Jutaan Foto dalam Satu Tempat


Beberapa kamera canggih (seperti Nikon Coolpix P6000) telah memiliki radio GPS di dalamnya yang secara otomatis bisa menangkap data lokasi di mana foto tersebut diambil dan melalui Google Earth anda bisa memulai membangun sebuah dunia yang penuh dengan foto-foto.
Google Earth menggunakan beberapa cara yang berbeda untuk mengeksplorasi fotografi. Salah satunya adalah, rekan dari Metal Toad Media telah mengambil seluruh katalog dari situs Flickr dan mengimplementasikannya sebagai Google Eart-compatible feed. Anda bisa melihat pengguna meng-upload foto Grand Canyon dan secara virtual akan muncul pada peta. Bulan Agustus lalu, Flickr menambahkan “3,2 juta gambar yang sudah diberikan label”, yang bisa anda lihat melalui Google Earth.

Saksikan Pemanasan Global Beraksi


Salah satu tantangan tersulit bagi para ahli iklim adalah meyakinkan beberapa orang kalau masalah pemanasan global sudah terjadi. Data iklim memang sangat sulit untuk divisualisasikan, dan untuk banyka orang, data berupa tabel tidak cukup meyakinkan untuk mengkomunikasikan masalah tersebut. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan Google Earth untuk menampilkan data dengan cara yang mudah dimengerti. The National Snow and Ice Data Center (NSIDC) telah menciptakan file Google Earth berupa serentetan animasi yang mewakilkan lumernya es di Antartika pada musim panas. Diperbaharui harian, fitur ini memungkinkan anda melihat perubahan konsentrasi es dan laut dalam periode tertentu. Coba saja anda bandingkan data tahun ini dengan data mulai dari tahun 1979 yang lalu, maka anda akan melihat adanya perubahan.

Kota Anda dalam Bentuk 3 Dimensi

Dari pada membuat foto, film, atau hal lainnya tentang bagian dari planet ini, beberapa orang lebih memilih menghabiskan waktu untuk membuat model 3D dari semua bangunan nyata yang ada di dunia ini untuk menambahkan fitur Google Earth. Google mendukung pemerintah lokal dan universitas-universitas untuk menghasilkan model 3D dari kota dan kampus. Bagi yang tidak memiliki sumber daya cukup, Google menyediakan software SketchUp, yang sangat mudah digunakan bagi siapapun yang ingin menciptakan model 3D dari rumah, sekolah, kantor, gubuk, bahkan rumah pohon. Google Earth 3D Warehouse akan menampilkan model-model yang telah dibuat, dan model buatan anda mungkin bisa dipilih untuk menjadi bagian dari 3D warehouse milik Google Earth.

Saksikan Langsung Orbit Satelit-Satelit


Kadang-kadang kita suka memikirkan tentang ribuan satelit yang terbang di atas kepala kita, mentransmisikan sinyal komunikasi, televisi, bahkan mengintip segala kegiatan kita sehari-hari. Database openAPRS menelurusi lokasi terbaru dari ratusan satelit melalui Google Earth, sambil mengelompokkan mereka ke dalam kategori seperti: radio amatir, posisi global, cuaca, bahkan satelit militer.

Bergabung dengan Pemburuan Harta Karun Dunia


Geocaching adalah sebuah cara modern untuk menjadi pemburu harta karun. Para peserta akan menggunakan pemetaan GPS yang super akurat untuk menemukan lokasi harta tersembunyi atau benda-benda berharga lainnya. Peti harta biasanya berisikan sedikit perhiasan dan sebuah buku harian di mana Anda bisa mencatatkan nama Anda yang telah menemukan harta tersebut dan kembali disembunyikan untuk orang setelah Anda. Mulai Agustus 2008, Geocaching.com telah memiliki 650 ribu peti harta. Sekali mendaftar untuk sebuah akun gratis, Anda bisa mengunduh link jaringan Google Earth untuk melihat berbagai macam peti di dekat sebuah lokasi. Jika beruntung, salah satu dari peti harta lokal tersebut bisa berisi sebuah “Travel Bug” yang memperbolehkan Anda untuk memindahkan lokasi harta tersebut. Sebuah kode unik yang Anda masukkan bersama dengan koordinat peti harta pada situs akan memungkinkan para pemburu harta karun lainnya untuk mencari peti harta tersebut yang berkeliling dunia.

Google Earth 3D direlease Untuk iPhone

Google earth aplikasi peta untuk PC mengeluarkan juga versi untuk iPhone, semakin oke aja google nih. Pengguna iPhone 2G maupun 3G bisa langsung mendownload lewat link ini. Tampilan pertamanya mirip sama PC kemudian bisa anda zoom untuk melihat detailnya. Semua efek gesture iPhone berlaku juga.

Kita juga bisa melakukan pintpoint menggunakan aplikasi gps lain atau tower triangulation. Kita juga bisa mencari tempat-tempat umum atau layanan umum yang terdekat dengan tempat kita. Hebatnya lagi bisa digunakan sebagai kompas untuk penunjuk arah sehingga arah perjalanan anda selalu benar.
Ada yang tidak kalah seru, informasi google earth juga dilengkapi geotags foto yang diambil dari Panoramio dan geotags text yang diambil dari Wikipedia. Icon kecil akan muncul jika terdapat informasi tambahan. Juga terdapat mode 3D tapi tidak untuk semua tempat. Google juga menyediakan link sponsor untuk aplikasi ini dengan menyisipkan link berwarna hijau utuk link sponsor, semakin bertambah luas jaringan iklannya. Inovasi hebat dari google.

Lebih jauh dengan Google Maps

Apakah Google Maps hanya untuk petunjuk alamat atau arah suatu tempat. Banyak sekali manfaat dari penemuan Google yang dapat dimanfaatkan bagi penguna internet. Antara Google Earth dan Google Maps sebenarnya memiliki fitur yang sama yaitu sebagai pemberi petunjuk suatu arah pada peta dunia.
Pemakaian Google Earth misalnya, dapat dikombinasikan dengan perangkat GPS. Penguna GPS dapat mempublikasikan atau memberikan informasi kepada orang lain dari sebuah perjalanan atau jalur yang telah dilalui. Bisa juga dijadikan rencana perjalanan anda sendiri yang digambarkan pada titik titik peta Google Earth lalu memasukan datanya ke perangkat GPS. Sehingga didalam perjalanan, anda tidak akan tersesat walaupun anda tidak pernah mengunjungi tempat yang dituju.
Untuk Google Maps memiliki fitur lebih sederhana, tetapi dapat juga dikombinasikan dengan GPS. Karena Google Maps dapat menerima file KML yang telah dikonversi dari file GPX yang digunakan untuk GPS. Nantinya seseorang yang telah memiliki data perjalanan dari titik titik yang terekam oleh alat GPS, dapat merubah titik titik perjalanannya ke format KML untuk dibaca ke tampilan Google Maps.
Bila seseorang memiliki blog atau situs khusus untuk perjalanan dan ingin memberikan perjalanannya dan mempublikasikan kepada orang lain. File KML dapat disimpan pada situsnya dan orang lain dapat langsung membaca ceirita kemana saja arah yang telah dibuat oleh orang lain melalui Google Maps.
Setidaknya dengan artikel ini anda dapat membuat peta sederhana melalui pencitraan satelit, sehingga rekan lain dapat melihat arah yang telah anda buat. Serta dapat melihat lebih lanjut atau mengembangkan untuk fungsi lain seperti memberikan gambaran dari alamat tempat usaha, tempat yang perlu dikunjungi atau sekedar alamat rumah atau kantor anda sendiri

Google Earth Menangkap tsunami Yang Menerjang Pulau Fiji

Jumat, maka saya akan berbagi dengan Anda menemukan ini menarik dari GKI pembaca Peter K. Tampaknya Google Earth diambil tentang tsunami raksasa ini untuk menyerang pulau terpencil di Pasifik. Anda bisa lihat sendiri di sini. Anda harus memiliki GE yang sudah diinstal. Tidak ada trik, ini adalah benar-benar yang di tangkap oleh Google Earth! Namun, Tapi ini bukan gelombang yang sebenarnya. Tetapi ini adalah sebuah anomalie data daerah di Google Earth's. Dunia adalah tempat yang besar, dan daerah berdasarkan data 3D yang miliaran data poin dan kemudian diproses untuk menghapus kesalahan. Namun, tidak semua kesalahan dapat diproses dengan benar, sehingga Anda kadang-kadang mendapatkan kejanggalan seperti ini. Kesalahan tersebut dapat dilaporkan kepada GE Data Kesalahan Kompendium, dan akhirnya Google dapat memperbaikinya.

Ungkap Sejarah Kuno via Google

Google Earth for Jakarta-Indonesia

Gambar gedung 3 dimensi di Google Earth untuk kota Jakarta (Indonesia) sudah bisa diperoleh dengan men-download dari website Google 3D-Warehouse, gratis lho.. Untuk mempermudah pencariannya (karena banyak sekali), pakai saja kata kunci Jakarta, Indonesia atau Ciko.

Cara instalasinya mudah..
Anda harus menginstal Google Earth dulu, lalu cari gedung yang mau ditambahkan ke Google Earth anda dari link diatas. Di setiap diskripsi gedung ada tulisan:
Download to Google SketchUp or Google Earth or Google Earth 4 ?
Klik saja yang pilihan kedua, to Google Earth, lalu simpan ke folder yang dikehendaki. Ukuran file-nya kecil kok, hanya sekitar 22-100 kb, tidak seperti tampilan di website Google 3D-Warehouse yang sampai 300 kb. Enaknya sih sambil nunggu download sambil buka Google Earth dan biarkan hingga proses awalnya selesai.
Setelah proses download selesai, double klik pada file yang didownload tadi, tunggu prosesnya dan selanjutnya Anda sudah memiliki gedung baru sekarang.
Tampilan yang paling pas adalah No Terrain yah.. klo pake Terrain bakal tenggelam gedung-gedungnya..
Jika pada saat Anda menutup Google Earth ada pertanyaan apakah temporary file akan disimpan, klik YES supaya gedung tadi muncul untuk tampilan berikutnya, atau klik NO jika tidak menginginkannya.

Google Earth Lebih Tajam dengan Satelit Baru



Satelit baru akan menyediakan foto-foto permukaan Bumi dengan resolusi tinggi untuk ditampilkan di Google Earth. Digital Globe yang bermitra dengan Google akan meluncurkan satelit bernama WorldView I itu.
Bersama satelit sebelumnya, Quickbird, keduanya akan menyediakan reoslusi setengah meter dan mengumpulkan foto seluas 600 ribu kilometer persegi setiap hari. Koleksi sebanyak itu sebelumnya hanya dapat dikumpulkan lebih dari seminggu.
Selain itu, objek di permukaan Bumi akan dapat disorot hingga pembesaran sampai ketinggian tiga meter hingga 7,5 meter. Bahkan dengan titik referensi di permukaan Bumi pembesarannya dapat ditingkatkan hingga dua meter.
"WorldView I akan mendorong pengumpulan koleksi foto dan mempercepat penambahan jumlah arsip perusahaan kami, yang sampai sekarang merupakan arsip citra satelit komersial terbayak di dunia," ujar Chief Executive Digiyal Globe, Jill Smith. Ia mengatakan arsip citra satelit dan udara di perpustakaannya mencapai lebih dari 300 juta kilometer persegi.
Peluncuran satelit WorldView I merupakan tahap pertama dari rangkaian peluncuran satelit lainnya untuk memperkuat kemampuan mengindera permukaan Bumi. Satelit Quickbird yang diperkirakan habis masa edarnya dua atau tiga tahun lagi akan segera digantikan satelit WorldView II. Saat satelit ketiga ini dilucnurkan, Dgital Globe akan mempau mengumpulkan foto lebh dari 1 juta kilometer persegi setiap hari dengan resolusi tinggi.
Pengembangan satelit Digital Globe didukung dana 500 juta dollar AS dari Badan Intelijen Geospasial Nasional Pentagon. Namun, citra satelit yang dihasilkan bebas dijualbelikan secara komersial sepanjang tak lebih dari resolusi setengah meter.
Author: Kompas Cyber Media
Source: Kompas.com

Tantangan Tomb Raider Dengan Google Earth

Dalam sebuah promosi untuk permainan terbaru Lara Croft "Tomb Raider Underworld", Atari berjalan kontes disebut kubur Raider Challenge [Google Earth Plugin yang disyaratkan. Anda harus memiliki GE plugin terpasang. (GE Plugin dan Adobe plugins diperlukan) dengan kesempatan selama beberapa hari ke depan untuk anda yang beruntung dapat memenangkan Sony PS3. bagian Yang menyenangkan adalah menggunakan Google Earth Plugin untuk permainan. Pada dasarnya, Anda mengunjungi situs dan disajikan setiap hari dengan bayangan. Anda kemudian harus berburu di Bumi untuk menemukan lokasi yang disediakan oleh bayangan. Jika Anda duga kanan, setelah Anda memperbesar cukup dekat, anda akan melihat sebuah jeruk Tomb Raider ikon. Bila Anda melihat bahwa Anda telah menemukan jawabannya! Klik dan Anda akan mengucapkan tahniah kepada deciphering yang pada bayangan, dan dapat Anda kirimkan nama dan E-mail untuk melihat apakah Anda pertama. Ada juga yang lebih besar "Pusat Tantangan" dimana anda dapat memenangkan perjalanan ke seluruh dunia, TV layar besar, dan banyak barang lainnya.

Google Earth

Google Earth merupakan sebuah program globe virtual yang sebenarnya disebut Earth Viewer dan dibuat oleh Keyhole, Inc.. Program ini memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara dan globe GIS 3D. Tersedia dalam tiga lisensi berbeda: Google Earth, sebuah versi gratis dengan kemampuan terbatas; Google Earth Plus ($20), yang memiliki fitur tambahan; dan Google Earth Pro ($400 per tahun), yang digunakan untuk penggunaan komersial.